fbpx
tips menulis kreatif

Tips Menulis Kreatif Agar Blog dan Kontenmu Semakin Menarik

Sejak berabad-abad silam, tulisan sudah menjadi alat komunikasi untuk berbagai tujuan seperti mencatat peristiwa, berkirim kabar, update status, hingga membuat konten pemasaran. Blog menjadi salah satu media tempat perusahaan menyebarkan konten pemasarannya.

Namun, tahukah kamu bahwa untuk menulis blog yang menarik kamu perlu menerapkan teknik creative writing. Yuk, cari tahu apa itu creative writing, perbedaan creative writing dan technical writing, jenis dan contoh creative writing, serta tips menulis kreatif, semuanya ada di artikel ini. Selamat membaca!

“ Jika kamu membuat tulisan yang dapat mengangkat orang untuk menjadi lebih baik maka kamu tidak hanya menjadi penulis yang menghibur namun juga membawa perubahan “

Anonim

Apa Itu Creative Writing?

Menurut Naning Pranoto, menulis kreatif atau creative writing adalah tulisan yang menimbulkan imajinasi dan inspirasi serta daya kritis bagi pembacanya. Tulisan kreatif tentunya berbeda dengan tulisan biasa yang datar dan kurang memiliki daya imajinasi dan inspirasi.

Seperti yang kita ketahui, imajinasi itu mampu mengusik, membuai, merangsang, melambungkan dan menerbangkan serta menghanyutkan perasaan. Bahkan, mengaduk-aduk.

Creative Writing vs Technical Writing

Apa yang membedakan creative writing dengan technical writing? Creative writing ditulis dengan menggunakan bahasa yang ringan, santai, serta tidak kaku. Berbeda dengan technical writing yang membahas subyek tertentu dan biasanya berisi arahan, instruksi, atau penjelasan sehingga tampilannya cenderung sistematis.

Creative writing tidak hanya bertujuan untuk menyampaikan informasi saja, melainkan juga untuk menghibur, mengedukasi, mengekspresikan pikiran, membangun kesadaran tentang suatu hal, serta mendorong pembacanya untuk melakukan tindakan tertentu.

Baca Juga: Apa Itu Teknik Storytelling: Arti, Manfaat, dan Penerapannya dalam Marketing

Jenis dan Contoh Creative Writing

Untuk mengetahui cara menulis yang kreatif, kamu harus tahu terlebih dahulu jenis-jenis creative writing. Ada 2 jenis creative writing, yaitu adalah fiksi dan non-fiksi.

1. Tulisan Fiksi

Tulisan fiksi adalah jenis kepenulisan yang berdasarkan pada imajinasi atau sesuatu yang tidak berdasarkan fakta seperti kisah nyata dan ilmu pengetahuan. Contoh dari creative writing jenis fiksi adalah novel, cerpen, naskah drama, puisi, naskah iklan, skenario, dan dongeng.

2. Tulisan Non-Fiksi

Jenis tulisan kreatif yang kedua adalah tulisan non fiksi, yaitu kepenulisan yang berdasarkan pada fakta seperti kisah nyata dan ilmu pengetahuan. Contoh tulisan kreatif non-fiksi meliputi biografi, esai, laporan perjalanan, jurnalistik, dan artikel, termasuk blog untuk konten pemasaran.

Baca Juga: Apa Itu Content Marketing? Pengertian, Tujuan, Jenis, dan Cara Membuatnya

Tips Menulis Kreatif untuk Blog dan Content Marketing

1. Ketahui dan Tentukan Spesialisasi Topik

Untuk bisa sukses menjalankan content marketing, blog bisnismu harus memiliki spesialisasi topik. Fokuslah membuat konten-konten dengan satu topik besar hingga blog bisnismu menjadi referensi bagi audiens untuk mencari tahu segala hal yang berhubungan dengan topik tersebut. Tentukan topik konten berdasarkan keahlianmu atau bidang bisnis yang kamu jalani.

2. Audiens, Gaya Bahasa, dan Struktur Kepenulisan

Menentukan target audiens menjadi sangat penting karena setiap tulisan mempunyai pembacanya masing-masing. Tentukan audiens secara spesifik dan buat gaya bahasa yang sesuai dengan mereka. Setelah itu kamu bisa membuat struktur kepenulisan untuk mulai menulis.

3. Gunakan Jenis Tulisan Populer

Agar tulisan kreatif yang kamu buat semakin menarik, kamu bisa gunakan jenis tulisan populer yang sering kali menarik perhatian pembaca. Beberapa jenis tulisan populer yang bisa diterapkan dalam tulisan kamu:

  1. Tulisan yang menggugah emosi. Berikan tulisan atau kisah yang dapat membuat pembaca tertawa, menangis atau kecewa saat membaca tulisanmu. Kamu bisa mengecek emosi dalam tulisanmu dengan membaca lagi setelah beberapa saat, apakah tetap ada emosi setelahnya.
  2. Tulisan yang mendidik. Buat tulisan yang mendidik agar pembaca dapat mempelajari hal baru dan merasakan manfaat dari tulisanmu. Tulisan yang bermanfaat akan selalu diingat dan audiens juga akan membaca lagi tulisan-tulisanmu berikutnya.  
  3. Tulisan yang menginspirasi. Banyak tulisan yang menghibur namun kurang menginspirasi sehingga akhirnya menjadikan tulisanmu tidak membekas dalam ingatan pembaca. Jika kamu membuat tulisan yang dapat mengangkat orang untuk menjadi lebih baik maka kamu tidak hanya menjadi penulis yang menghibur namun juga membawa perubahan.

4. Tata Bahasa, Ejaan, dan Tanda Baca

Kesalahan bisa memberikan kesan negatif dan mempertaruhkan kredibilitas sehingga pembaca akan bereaksi negatif jika menemukan ejaan atau tata bahasa yang salah. Kamu bisa cek tata bahasa dan kepenulisan kamu di KBBI Daring.

Cara lain yang bisa kamu lakukan untuk cek kepenulisan adalah dengan istirahat terlebih dahulu, baca lagi 2-3 kali sampai tulisan yang kamu buat enak dibaca. Kamu bisa juga memiinta tolong orang lain untuk mengoreksi tulisanmu agar tidak ada multitafsir.

5. Pilih Media Publikasi dengan Tepat

Pilih media atau platform yang tepat untuk mempublikasikan tulisanmu. Sesuaikan platform dengan audiens yang sudah kamu tentukan. Dengan begitu tulisanmu akan mendapatkan pembaca yang tepat dengan target yang sudah kamu buat.

Berikut hal-hal yang harus kamu perhatikan sebelum memulai menentukan platform untuk mempublikasikan tulisan mu:

  • Ketahui berapa banyak isi tulisan yang kamu buat
  • Struktur apa yang cocok di gunakan di media tersebut
  • Gaya bahasa
  • Tampilan foto atau gambar yang dimunculkan

6. Menulis Secara Rutin

Berlatihlah secara rutin sampai menemukan standardisasi tulisanyang sesuai dengan kamu. Dengan menulis secara rutin kamu juga bisa membuat pola bagaimana kamu bisa mendapatkan ide atau inspirasi.

Siap Jadi Penulis Kreatif Handal?

Jadi, sudah siap untuk mempraktikan tips menulis kreatif dan menjadi penulis hebat? Hal terpenting yang harus kita perhatikan adalah jangan pernah lelah untuk berlatih, karena tulisan bagus tidak didapat secara instan. 

Semoga penjelasan diatas bisa dijadikan sumber belajar untuk bisa memulai bisnis online kalian. Jika kalian ada kritik maupun saran jangan sungkan untuk isi kolom komentar atau langsung dm instagram Digitumo di @digitumo.id. Bye! Sampai jumpa di topik selanjutnya.