Sukses atau Gagal? Berikut Metrics Pengukur keberhasilan Social Media Marketingmu

You are currently viewing Sukses atau Gagal? Berikut Metrics Pengukur keberhasilan Social Media Marketingmu

Perkembangan Media Digital, Sosial Media dan Digital Marketing diikuti pula tools yang juga berkembang.

Ketika digunakan sebagai media pemasaran, sosial media analytics tools menjadi hal wajib yang kamu gunakan. Kenapa?

Akan mubazir apabila kamu menghabiskan waktu berminggu-minggu untuk membuat video di Youtube, tapi yang menonton tidak sampai 10 orang?

Banyak sekali data atau metrics yang bisa kita analisa. Jadi penting sekali untuk kita ketahui apa saja Social Media Marketing Metrics yang bermanfaat…

… kalau tidak malah kita bisa pusing sendiri dengan data yang ada dan melewatkan informasi penting.

Oke, pembahasan pertama kali ini kami akan menjelaskan tentang apa itu social media metrics. Yuk kita belajar definisinya terlebih dahulu:

Dengan memahami definisi diatas kamu bisa mengetahui dan mengukur apa yang paling kamu butuhkan untuk bisnismu.

Baca Juga : Pahami Branding Bisnis Kamu Melalui Instagram

Dari definisi yang sudah kita singgung diatas, yuk kita bahas satu persatu poinnya :

1. Awareness 

Awareness adalah metric yang memberitahu kamu untuk mengetahui sejauh mana jangkauan sosial media kamu, apa marketing kamu sudah menjangkau audiens yang tepat. Sayang sekali jika sudah mengeluarkan segala cara namun audiens yang kamu tuju ternyata tidak tepat.

Berikut ini ada beberapa acuan yang bisa digunakan untuk mengukur Awareness :

Followers atau Fans

Jumlah followers kamu di sosial media bisa mengindikasikan reach tanpa adanya engagement

Reach 

Reach atau jangkauan, memberi tahu kamu sejauh mana konten kamu tersebar, juga berapa banyak orang yang melihat konten kamu. Mengukur reach di sosial media bisa jadi alat ukur yang sedikit membingungkan karena sosial media mengukur berapa banyak orang yang mungkin melihat postingan kamu. Perlu diingat bahwa reach bersifat estimasi ya. Kamu bisa mengukur reach.

Impression

Impression memberitahu kamu berapa kali konten kamu masuk di timeline atau newsfeed seseorang. Bisa jadi mereka bisa memberikan reaksi berupa like, follow atau komen. Namun hal yang perlu kamu pahami yaitu Impression hanya memberi data berapa banyak konten yang terlihat dalam akun seseorang

Traffic

Berapa banyak traffic website kamu datang dari sosial media? Kalau kamu fokus dan sungguh-sungguh dalam membangun konten sosial media kamu, ini juga akan membantu meningkatkan traffic website kamu. Kamu bisa mengetahui angka ini dari tools-tools analytics. Kamu bisa menggunakan Google Analytics untuk mengukur metric diatas.

Baca Juga : Analisa Websitemu menggunakan Google Analytics

2. Engagement 

Engagement adalah hal yang paling penting dalam sosial media marketing. Jika engagement mu bagus maka KPI ( Key Performance Indicator ) yang kamu susun juga akan ikut terbantu.

Engagement mengukur jumlah likes, komentar dan share dalam postingan kamu. Kalau kamu

memiliki reach yang luas tetapi engagement yang rendah, ini bisa berarti bahwa konten kamu kurang menyampaikan pesan marketing bisnis kamu. Menjangkau ratusan atau jutaan orang tidak akan ada artinya jika mereka tidak tertarik dengan apa yang kamu tawarkan.

Kamu bisa mengukur engagement kamu dengan KPI berikut ini :

Clicks

Click merupakan jumlah click yang pengunjung lakukan ke dalam akun atau konten sosial media kamu.

Mungkin orang-orang yang sudah mem-follow akun mu sudah biasa melakukan aksi yang kamu harapkan, tidak hanya klik tapi bahkan melakukan like, komen dan share. Namun bagaimana dengan orang-orang baru yang belum mengenal konten mu?

Kalau engagement kamu tinggi, tapi clicks kamu rendah, berarti kamu harus memperbaiki caption kamu. Tidak hanya itu, kalau kamu mendapat banyak clicks tapi likes yang kamu dapat rendah, mungkin kamu harus mengevaluasi kualitas konten kamu.

Likes

Like membuat postingan kamu lebih populer. Dengan like juga algoritma memberi tahu bahwa postingan kamu populer dan bisa muncul ke halaman banyak orang.

Shares

Shares bisa mengukur seberapa baik kualitas konten yang kamu buat. Jika kualitas yang kamu buat baik maka audiens akan dengan senang hati membagikan konten mu pada teman atau keluarga mereka. 

Comments 

Konten yang menarik dan relevan biasanya akan mengandung berbagai macam diskusi. Dengan adanya diskusi kamu bisa mengetahui topik seperti apa yang bisa menarik banyak orang.

Brand Mentions

Lihat apakah ada orang-orang yang membicarakan bisnis kamu tanpa tag atau mention kamu di sosial media. Ini bisa menjadi salah satu KPI ( Key Performance Indicator ) untuk melihat seberapa terkenal dan relevan bisnis atau konten kamu sampai orang banyak membicarakannya.

Profile Visits

Tidak semua sosial media memiliki fitur ini, tetapi kalau ada, ini adalah salah satu KPI ( Key Performance Indicator ) yang harus diperhatikan. Mungkin saja kamu memiliki banyak followers, tetapi belum tentu mereka mengunjungi profil kamu.

Orang-orang yang baru saja mengenal bisnis kamu pasti akan mengunjungi profil kamu. KPI ini lebih bisa digunakan untuk mengukur ketertarikan orang atas bisnis kamu.

3. Leads 

Setelah kamu sudah mendapatkan likes, shares, comments dan shares pasti kamu sudah senang kan? Eit, tapi masih ada Leads yang untuk menyempurnakan sosial media marketing kamu. 

Leads adalah orang yang tertarik dengan produk atau layanan yang kamu tawarkan. Biasanya, ketertarikannya ini ditandai dengan memberi kamu kontak mereka seperti alamat email, nomor telepon, dan bahkan akun sosial media mereka.

Jika Lead kamu kurang banyak maka itu kemungkinan kamu salah dalam memilih sosial media sebagai platform marketing kamu atau konten kamu yang kurang baik.

4. Conversion

Seperti yang sudah kita bahas sebelumnya. Tujuan akhir dalam sebuah campaign atau konten adalah mendapatkan customer. Dari semua kesuksesan branding dan marketing kamu di sosial media sebenarnya seberapa banyak orang yang sudah membeli produk atau layanan kamu?? Kamu harus bisa memastikan bahwa shares, likes , followers yang ada memberikan keuntungan pada bisnis kamu.

Memang kamu tidak bisa mengharapkan mendapat banyak customer baru dari sosial media karena kebanyakan followers brand di social media adalah orang-orang yang sudah pernah atau sedang menggunakan produk atau layanan kamu. Sebagian follower juga merupakan orang-orang yang tertarik dengan konten kamu tetapi belum tentu mau membeli dari bisnis kamu.

Engagement dan Reach memang penting namun hal yang perlu kamu ingat adalah tujuan akhirnya. Akan percuma jika Engagement dan Reach kamu baik namun tidak memberikan income pada bisnis kamu.

Wahh hal yang kita bahas diatas sangat menarik ya, sosial media marketing merupakan hal sangat menarik jika dibahas, namun dilain sisi ada tantangan tersendiri untuk melakukan Digital marketing atau Bisnis disana. Maka dari itu dari artikel ini jangan berhenti ya, terus pelajari strategi-strategi lain yang bisa membantu mensukseskan bisnis kamu.

Kamu bisa mendapatkan banyak sekali insight melalui artikel lain di Blog digitumo di Digitumo.com dan jangan lupa ajak kami bertumbuh bersama kamu dengan memberikan respon di kolom komentar. See You!! Sampai bertemu di pembahasan selanjutnya!!

Leave a Reply