Mengulik Buku Rich Dad vs Poor Dad dalam Motivasi Sukses

  • Post category:Uncategorized
  • Reading time:4 mins read
You are currently viewing Mengulik Buku Rich Dad vs Poor Dad dalam Motivasi Sukses

Siapa dari antara kamu yang belum pernah membaca buku Rich Dad Poor Dad karya Robert Kiyosaki?

Dalam artikel kali ini kita akan membahas buku best seller Rich Dad Poor Dad dan pelajaran apa yang bisa kita ambil sebagai motivasi sukses dalam berbisnis. Check it out!

Buku Rich Dad Poor Dad ini menceritakan bahwa Robert Kiyosaki mempunyai 2 orang berpengaruh dalam hidupnya, yang satu adalah ayah kandungnya, diceritakan sebagai poor dad karena sudut pandangnya yang selalu pesimis pada perubahan dan merasa nyaman dengan hal yang monoton. Dan yang satu lagi adalah ayah temannya bernama Mike, diceritakan sebagai rich dad karena berani mengambil perubahan dan memiliki sikap yang selalu optimis.

Dalam buku ini Robert dihadapkan dengan 2 sistem kelola keuangan yang berbeda. Poor dad menyarankan agar anaknya menjadi pegawai yang berpenghasilan tinggi, namun tetap bergantung kepada gaji sepanjang hidupnya. Berbeda dengan saran Rich dad yang tidak berpendidikan tinggi namun mengajarkan agar anak-anaknya untuk mengambil resiko membangun usaha dan menjadi investor setelah mereka lulus sekolah.

Dalam buku ini ada beberapa pelajaran yang bisa kamu ambil untuk diterapkan dalam dunia bisnis dan mengelola keuangan.

Orang Kaya atau Orang dengan Cara Berpikir Kaya Tidak Bekerja untuk Uang

Rich dad menyampaikan pada Robert dan Mike bahwa mengapa manusia bekerja untuk uang, yaitu emosi dasar manusia : ketakutan dan kerakusan. Ketakutan membuat manusia bekerja karena takut tidak mempunyai uang, setelah mendapatkan uang dan penghasilannya bertambah maka sifat kerakusan muncul.

Orang yang berpikir kaya tentu tidak melakukan itu. Mereka bekerja untuk mengembangkan uang yang mereka punya, dengan cara menambah bisnis baru atau dengan investasi. Karena mereka berpikir uang adalah nilai tukar saja.

Kecerdasan Finansial adalah Kunci untuk Mencapai Kebebasan Finansial

Didalam buku ini, dijelaskan pula bagaimana banyak bisnis berakhir tragis karena tidak mempunyai kecerdasan finansial atau financial literacy. Kecerdasan finansial merupakan ukuran kemampuan seseorang dalam memahami pentingnya perencanaan dan penerapan tata kelola keuangan yang baik. 

Kecerdasan finansial adalah pondasi, seperti kamu ingin membangun gedung pencakar langit, maka kamu harus memiliki pondasi yang kuat. Sayangnya banyak orang yang ingin membangun gedung pencakar langit namun hanya memiliki pondasi seperti rumah tinggal.

Bedakan antara kewajiban dan aset. Aset adalah suatu hal yang membawa uang pada kita, sedangkan kewajiban adalah yang membuat uang keluar dari kita. Orang kaya membeli aset, sedangkan orang miskin membeli beban pengeluaran.

Orang Kaya Menciptakan Uang

Pada poin ini hampir mirip dengan poin pertama. Kebanyakan orang bekerja untuk perusahaan tempat mereka bekerja, dengan begitu mereka bisa membayar tagihan-tagihannya. Bila kamu ingin menjadi orang kaya maka kamu perlu mempelajari apa yang dinamakan investasi dan berbisnis.

Kamu harus mulai memikirkan aset mu sendiri, bukan memperkaya orang lain dengan mengerjakan aset mereka.

Bekerja untuk Belajar, Bukan Bekerja untuk Uang

Ketika kamu bekerja, anggap saja pekerjaanmu itu untuk memberikanmu pelajaran baru bukan semata-mata untuk uang. Bisa saja dari pekerjaanmu itu kamu bisa membangun sebuah bisnis dibawah benderamu sendiri. 

Pilih seorang kolega atau pemimpin yang bisa membimbingmu dan kamu bisa belajar banyak darinya.

Secara keseluruhan buku ini baik untuk kamu yang sedang memulai merintis karir, agar tidak terlalu terlena dengan gaji yang ditawarkan saat ini, dan selalu waspada akan perubahan-perubahan yang terjadi dimasa depan. 

Buku ini seperti menyadarkan kita untuk selalu melatih otak ini agar tetap jeli melihat peluang-peluang bisnis yang ada disekitar demi menambah pendapatan dari passive income dan tidak selalu berada dalam zona nyaman dari gaji yang didapatkan.

Jadi gimana? Sudah mulai tergambar kan bagaimana isi buku Rich Dad Poor Dad ini. Buku ini seringkali digunakan sebagai buku wajib baca bagi orang yang ingin membangun bisnis atau orang yang sedang ingin mengelola keuangannya.

Ingin artikel menarik lainnya? Cek blog Digitumo di Digitumo.com dan kita akan bertemu di artikel setiap minggunya. See you!

Leave a Reply