Mengapa Perlu Open Minded dalam berbisnis?

You are currently viewing Mengapa Perlu Open Minded dalam berbisnis?

Pemikiran manusia modern memang unik. Tak mau kalah dengan zaman yang terus memproduksi hal-hal baru. Pemikiran terbuka atau open-minded seringkali digunakan sebagai sebuah kebijaksanaan berpikir serta keadilan dalam merespons sebuah ide yang banyak bermunculan. Namun apakah memiliki pemikiran terbuka lantas membuat semua ide baik atau buruk berhak masuk dalam pikiran kita? Yuk kita bahas bersama-sama salah kaprah open-minded dan penerapannya dalam bisnis.

Apa yang kamu pikirkan saat mendengar kata Open-minded

Berpikiran terbuka? Kebebasan? Atau Toleransi?

Open minded adalah Keterbukaan pikiran yang melibatkan penerimaan terhadap beragam ide, argumen, dan informasi. Berpikiran terbuka umumnya dianggap sebagai kualitas positif. Ini adalah kemampuan yang diperlukan untuk berpikir kritis dan rasional.

Namun, sayangnya sebagian orang salah kaprah mengenai arti dari Open-minded. Contoh momen yang sering membuat kita bertanya adalah saat kita mengemukakan pendapat yang berseberangan malah dilabeli sebagai orang yang “Close-minded”. 

Open-minded bukan berarti tidak menerima pendapat dan prinsip orang lain. Open-minded adalah menerima dan toleransi berbagai ide dan pendapat dengan bijaksana serta diiringi filter diri yang kuat.

Begitu juga dalam berbisnis, kamu tidak selalu mengalami kesuksesan. Kamu akan mengalami pasang dan surut dalam perjalanannya. Seorang entrepreneur disarankan open-minded terhadap segala kritik dan saran yang datang. Sebagai entrepreneur kamu harus mau menerima setiap ide-ide usaha dan tidak terpaku dalam satu ide saja. 

Kamu harus memberi kesempatan pada orang lain bahkan konsumen mu untuk menyatakan kritik dan saran agar bisnis mu semakin berkembang.

Berikut merupakan sikap-sikap yang bisa kamu tumbuhkan untuk bisa berpikiran terbuka tanpa salah kaprah :

Demokratis

Salah satu modal menjadi manusia abad 21 adalah demokratis. Demokratis berarti kamu mengizinkan orang-orang disekitarmu seperti partner bisnis, karyawan dan konsumen untuk ikut serta dalam mengambil keputusan.

Menerima Keragaman

Cara berpikir akan terwujud dalam sikap. Ciri utama orang yang close-minded biasanya ditunjukkan ketika dia merespon sebuah informasi yang tak sejalan dengan keyakinan dirinya. Contohnya kita memiliki pemikiran yang berbeda dengan partner bisnis, kita perlu mendengarkan dan mempertimbangkan bersama, karena ide yang baik adalah kumpulan ide-ide yang ada. Orang yang close-minded biasanya tidak menerima perbedaan dan keragaman. 

Tidak Anti-kritik

Bukan saja tak mau menjadi objek kritik, bahkan orang yang anti kritik tidak menyukai pihak-pihak lain dikritik, meskipun tidak ada hubungan dengan hidup mereka. Sikap ini lebih condong untuk tidak mau membiarkan orang lain tampak terlihat pintar, eksis, dan kritis dibanding dirinya. Padahal, maksud dari munculnya kritik bukan untuk terlihat pintar dan eksis, melainkan untuk meluruskan cara berpikir dan menunjukkan jalan secara teoritis.

Dalam berbisnis sikap anti kritik merupakan kesalahan sikap yang fatal, mengapa demikian? Karena dalam berbisnis kamu bukan hanya melakukan hajat hidupmu namun juga tim didalamnya dan juga konsumen. Maka jika produk itu bisa terus berkembang dan semakin disukai, kamu harus siap untuk mendengar kritik dan saran.

Kuat Telinga

Tidak mau mendengarkan adalah penyakit kebanyakan orang. Semua ingin didengar, walau hanya omong kosong belaka. Kebiasaan ini membuat informasi yang ingin disampaikan tidak utuh, terputus. Dialog terhenti.

Tidak jauh berbeda dengan sikap sebelumnya, dalam berbisnis kamu dituntut untuk bisa bekerja dalam sebuah tim. Maka sikap pertama yang harus kamu miliki adalah mau mendengar, mengapa? Karena fungsi dari sebuah tim adalah memperkuat ide, dengan adanya berbagai pendapat dan ide produk yang dihasilkan akan menjadi produk yang mudah diterima.

Semoga dengan adanya artikel ini, bisa sedikit memberimu insight bahwa open-minded merupakan sikap yang penting dimiliki setiap orang maupun organisasi. Memiliki sikap Open-minded akan menjadikanmu orang yang toleransi dan berintelektual.

Jangan lupa untuk cek blog Digitumo untuk mendapatkan artikel menarik setiap minggunya. See You!

Leave a Reply